Warning: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, no array or string given in /home/kabkup01/public_html/kupang2010/2010/wp-includes/class-wp-hook.php on line 286

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KABUPATEN KUPANG

logo siRUP kab kupang LOGO+LPSE10000 https://www.facebook.com/profile.php?id=100010613926902

http://kab-kupang.go.id/kupang2010/2010/?page_id=7913

BERITA DAN KEGIATAN PEMDA KABUPATEN KUPANG

Bunda PAUD Provinsi NTT. Ny. Julie Sutrisno Laiskodat Kunjungi Paud Bilelog Kel. Lelogama Amfoang Selatan

Demi melihat kondisi Dan perkembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di NTT Ketua Tim Penggerak PKK provinsi NTT yang juga merupakan Bunda PAUD Provinsi NTT Ny. Julie Sutrisno Laiskodat rutin melakukan kunjungan kerja di PAUD  yang ada di wilayah NTT termasuk yang dilakukannya pada Jumat, 16 November 2018, dengan mengunjungi PAUD Bilelog Yang berada di Kel. Lelogama Kecamatan Amfoang Selatan Kabupaten Kupang. Dalam Kunjungannya kali ini Ny. Julie Didampingi oleh Bunda PAUD Kabupaten Kupang Ny. Damaris Masneno Mooy, Chief of Field Office  Unicef NTT Yudhistira G. Yewangoe, serta TP. PKK Prov dan Kab, kupang.

Dalam sambutannya Ny. Julie Laiskodat nyatakan sangat konsen terhadap PAUD di NTT yang merupakan kunci pembentukan generasi yang berkulitas, yang akan meneruskan pembangunan bangsa Indonesia dan NTT kedepan.

Menurutnya keberhasilan Pendidikan anak salah satunya ditentukan didalam keluarga, mengingat fondasi utama pendidikan karakter anak dimulai didalam keluarga. Untuk itu dirinya menghimbau para orang tua memberikan teladan yang baik kepada anak-anak dan memberikan asupan gizi yang cukup. “Anak-anak sejak kecil biasakan makan ikan, karena di NTT lebih mudah didapat dan harganya lebih murah dari pada daging sehingga sangat memungkinkan memberikan lauk ikan bagi anak-anak kita,” ajak Ny. Julie Laiskodat.

Terkait kunjungan ke Paud Bilelog Amfoang Tengah, Ny. Julie nyatakan harapannya agar PAUD di NTT dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan standar, gedungnya baik, kualitas pendidikannya baik dan anak-anak yang diwisuda berkualitas. Kualitas guru PAUD harus ditingkatkan, karena nasib anak-anak kita ditentukan mereka sehingga pendidikan PAUD hasilkan generasi berkualitas.  PAUD jelas Ny. Julie bukan tempat menitipkan anak melainkan tempat anak dididik secara baik.

Kedepan Pemprov NTT jelasnya menyiapkan beasiswa bagi 2000 guru untuk diberikan pelatihan dan keterampilan khusus agar dapat memberikan pelayanan pendidikan secara baik. “saya minta nanti nama-nama guru disini didaftarkan untuk bisa di perhatikan,” jelas Julie.

Sesaat sebelum memberikan sambutannya, Bunda PAUD Prov. NTT tersebut berkesempatan mengajak anak-anak PAUD Bilelog untuk menyanyi bersama dan tanya jawab ringan soal cita-cita sang anak. Dirinya ungkapkan sangat senang dan menyakini bahwa anak-anak NTT merupakan anak yang cerdas, punya potensi dan bakat alamiah yang luar biasa. “Anak-anak kita suaranya merdu, penampilan unik, hanya kita perlu latih agar berani omong didepan orang banyak dan tidak malu,” jelas Julie. Dirinya mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan mendukung terwujudnya Pendidikan Anak Usia Dini yang berkulitas di NTT. Kepada Tim dari Kabupaten dirinya nyatakan siap membangun koordinasi dan komunikasi terbaik sehingga menghasilkan pendidikan yang baik kedepannya.

Bunda Paud Kab. Kupang Ny. Damaris Masneno Mooy dalam sekapur sirihnya menyatakan  rasa terima kasih yang mendalam atas kunjungan Bunda PAUD Provinsi NTT di Amfoang Kabupaten Kupang. Dirinya menyatakan PAUD di Bilelog terintegrasi dengan Program PAUD Holistik Integratif yang didukung Pemerintah Pusat dan memiliki 30 orang anak didik dan 2 pengajar. Menurutnya pendidikan anak usia dini sangat penting dan perlu mendapat perhatian khusus demi terbangunnya generasi yang berkualitas. Karakter berkembang baik dalam usia emas 0-5 tahun sehingga PAUD harus dikelola sebaik mungkin, tidak asal asalan dan berkulitas jelas Ny. Damaris Mansneo. Salah satu perhatian penting dalam menghasilkan generasi berkualitas dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil pembentuk kepribadian anak. Kepada orang tua yang hadir Ny. Damaris sangat harapkan agar mendidik dan memperhatikan tumbuh kembang anak secara baik.

Salah satu orang tua murid di PAUD Bilelog Lelogama Hofri Hodila Naetasi Mefefak nyatakan rasa terima kasih atas motivasi yang diberikan dalam kunjungan Bunda PAUD Provinsi NTT dan Bunda PAUD Kabupaten Kupang di PAUD Bilelog Lelogama. Menurutnya ini kali pertama seorang istri Gubernur turun ke Lelogama dan mengunjungi mereka. Dirinya nyatakan PAUD memberikan manfaat yang besar dalam tumbuh kembang anak. Selama 2 tahun dididik di PAUD, anaknya sudah bisa membaca dan menulis dengan baik.

Sumber : Bagian Humas Setda Kab. Kupang

Launching Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama di Desa Mata Air Kabupaten Kupang Tahun 2018 oleh FKUB

Sudah lama aku menanti anda,  itulah Sulamanda.  Sulamanda Desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah adalah tempat di selenggarakannya Launching Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Kupang, Kamis 15 November 2018.

Hadir saat itu Plt. Bupati Kupang yang diwakili Penjabat Sekda Kabupaten Kupang Maclon Joni Nomseo, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTT yang diwakili oleh Kabid Bimas Kristen,  Yorhans Lopis,  M.Si, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)  Prov.NTT, Dr.Maria Geme,SH,MM, Ketua FKUB Kab.Kupang Pdt.Daniel Nenotek, S.Th,  Ketua MUI Kab. Kupang Jamaludin Mustafa, Pastor Paroki St. Helena Kab. Kupang Romo Ansel Leu, Pr,  Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), I Made S. Aryanta,  Forkopinda Kabupaten Kupang,  Camat Kupang Tengah,  Kepala Desa,  Lurah dan Masyarakat.

Anugerah terindah yang Tuhan berikan buat Desa Mata Air adalah desa ini dijadikan desa contoh kerukunan umat beragama di kabupaten Kupang. Demikian yang disampaikan Pdt. Nenotek. Desa Mata Air terpilih sebagai desa contoh kerukunan dan toleransi antar umat beragama ditindaklanjuti dengan pemantauan lapangan dengan unsur-unsur terkait diantaranya Kementerian Agama Kab. Kupang, unsur pemda, FKUB dan tokoh-tokoh umat beragama, beberapa Kepala Desa dan Kelurahan di undang mempresentasikan kondisi kerukunan dan toleransi umat beragama di desa masing-masing. Menurut Pdt. Nenotek perbedaan tidak dipandang sebagai suatu pertentangan melainkan saling merangkul bekerjasama dan saling bersekutu satu dengan yang lainnya.

Sementara Kabid Bimas Kristen Kementerian Agama Prov. NTT Yorhans Lopis menyampaikan kebanggaannya atas terpilihnya Desa Mata Air sebagai desa sadar kerukunan umat beragama di kab. Kupang. Patut dijadikan desa contoh bagi desa lain. Menurutnya hal ini di nilai dari banyaknya jumlah penduduk, suku, rumah ibadah, agama juga dari sisi keamanan, kenyamanan dan harmonisasi. Hasil survei tingkat nasional,dikatakan Yorhans apresiasi Pemerintah Pusat untuk Prov. NTT sebagai provinsi paling rukun se -Indonesia yakni kerukunan umat beragama. Dari NTT lah provinsi lain belajar membina relasi antar umat beragama.

Pada kesempatan ini pula diserahkan SK pembentukan Desa Sadar Kerukunan umat beragama oleh Plt. Bupati Kupang yang diwakii Penjabat Sekda Joni Nomseo sekaligus penandatanganan pernyataan bersama menjaga kerukunan oleh tokoh-gokoh agama. Joni Nomseo pada kesempatan itu mengatakan betapa pentingnya hidup rukun. Kerukunan merupakan harapan dari semua umat beragama. Menurutnya anak-anak muda yang merupakan generasi penerus sepatutnya menjaga kerukunan dimanapun berada. Ciptakan Kerukunan, berani nyatakan sikap untuk hidup rukun bagi kepentingan banyak orang. Jika ada masalah pendekatan keagamaan yang di dahulukan. Nomseo juga berharap agar kelak desa-desa lain di kabupaten kupang bisa menjadi desa sadar kerukunan umat beragama.

MASYARAKAT AMFOANG SEGERA MILIKI PELABUHAN PENYEBRANGAN

– PELABUHAN PENYEBRANGAN NAIKLIU SIAP DIBANGUN

– Ditandai dengan Peletakan batu pertama pelabuhan Naikliu, Selasa 6 Nov 2018.

– Kemenhub alokasikan anggaran 63 Miliar untuk bangun Pelabuhan Penyebebrangan Naikliu

Doa dan harapan masyarakat Amfoang untuk memiliki akses transportasi laut berupa pelabuhan penyebrangan yang baik terjawab sudah. Hal ini ditandai dengan acara Ground breaking pelabuhan penyebrangan Naikliu oleh Ketua Komisi V DPR RI Farry Franchis, Plt. Bupati Kupang Korinus Masneno dan Mewakili Menhub RI, Sekretaris Dirjen Perhubungan Darat Cucu Mulyana, Selasa, 6 November 2018 bertempat di Naikliu Kecamatan Amfoang Utara. Read more »

Puskesmas Oekabiti Menuju Akreditasi

Utamakan pelayanan terbaik, dengan hati yang tulus, keramahan sebagai obat yang mujarab dalam melayani pasien. Demikian disampaikan Plt. Bupati Kupang Korinus Masneno saat pembukaan kegiatan survey Akreditasi Puskesmas Oekabiti Kecamatan Amarasi, Senin, 5 November 2018.  Read more »

Kabupaten Kupang Peringati Hari Sumpah Pemuda

Plt Bupati Kupang, Drs. Korinus Masneno bertindak selaku Inspektur Upacara pada peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke 90 tingkat Kabupaten Kupang, yang dilaksanakan pada Senin, 29 Oktober 2018 bertempat dihalaman Kantor Bupati Kupang di OElamasi. Upacara dihadiri oleh Forkopimda, pejabat sipil dan militer serta para pimpinan OPD se Kabupaten Kupang, dengan peserta upacara Anggota Korpri se Kabupaten Kupang, unsur pemuda serta siswa SLTA dan SLTP sekitar ibu kota Kabupaten Kupang. Read more »

Jemaat Bethesda Kairane Rayakan HUT ke 65 Tahun

Lewat perjuangan iman GMIT Jemaat Bethesda Kairane Kecamatan Amabi Oefeto mencapai Hari Ulang Tahun Gereja yang ke 65. Pertumbuhan iman dan kehidupan jemaat yang dimulai tahun 1953 saat menjadi Jemaat Mandiri dari Gmit Noekele dibuktikan lewat pencapaian usia GMIT Bethesda yang mencapai 65 tahun pada tanggal 16 Oktober 2018 ini. Read more »

PERESMIAN DAN PENAHBISAN GEDUNG KEBAKTIAN JEMAAT BETESDA BURAEN KLASIS AMARASI TIMUR

Harapan dan kerinduan Jemaat Betesda Desa Buraen Kecamatan Amarasi Selatan untuk memiliki gedung Gereja permanen akhirnya terwujud dengan diresmikan dan ditahbiskan Gedung Gereja Jemaat Betesda Buraen, Jumat 12 Oktober 2018 oleh  Ketua Sinode GMIT  Ibu Merry Kolimon dan Wakil Gubernur NTT Bapak Joseph Nae Soi didampingi oleh Wakil Bupati Kupang Bapak Korinus Masneno dan sesepuh masyarakat NTT Bapak Esthon Foenay. Read more »