Warning: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, no array or string given in /home/kabkup01/public_html/kupang2010/2010/wp-includes/class-wp-hook.php on line 298

ASTRA DUKUNG PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DI KABUPATEN KUPANG

PT. Astra Internasional melalui Yayasan Pendidikan ASTRA Michael D. Ruslim kembali melakukan kegiatan pelayanan masyarakat di Bidang Pendidikan dengan memberikan kesempatan pendidikan dan latihan kepada Guru dan Murid di Kabupaten Kupang yohanes surya institut. Sebanyak 6 guru dan 6 siswa SD di 2 Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Kupang yakni Kecamatan Amarasi Selatan dan Kecamatan Takari selama 2 bulan (Maret s/d Mei) akan diberikan pendidikan dan pelatihan di Yohanes Surya Institut Provinsi Banten dalam rangka meningkatkan kapasitas guru dan murid yang berkualitas. Hal tersebut diungkapkan Pimpinan Yayasan Pendidikan ASTRA Michael D. Ruslim Bp. Kristanto didampingi Prof. Yohanes Surya saat tatap muka dengan Bupati Kupang Ayub Titu Eki, Selasa (07 Februari 2017) bertempat di Kantor Bupati Kupang Oelamasi. Hadir pada kesempatan tersebut Sekda Kabupaten Kupang Drs. Hendrik Paut, M.Pd, Asisten III Victoria Kanahebi serta pimpinan SKPD lingkup Pemkab Kupang.
Bupati Kupang Ayub Titu Eki sangat mengapresiasi bantuan pengembangan pendidikan yang diberikan PT. Astra Int melalui Yayasan Pendidikan Michael D. Ruslim dan berharap pemberian bantuan pendidikan dan latihan ini akan semakin meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kupang. Ditegaskan dirinya bahwa salah satu faktor penting kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas SDM nya yang berkualitas. Titu Eki menilai sehebat dan semaju apapun Ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga menghasilkan peralatan canggih, namun tetap saja membutuhkan peran dari manusia dalam pengoperasiannya. Sebagai contoh Titu Eki menguraikan kemajuan teknologi pesawat yang canggih dan hebat pun dalam pengoperasiannya membutuhkan tenaga manusia yang handal, pintar dan menguasai teknologi. Titu Eki mengucapkan terima kasih atas pendampingan yang telah dilakukan oleh YPA-MDR di Kecamatan takari dan Amarasi Selatan mulai dari tahun 2016 lalu dan dilanjutkan dengan memberikan diklat bagi 6 orang guru dan 6 orang siswa dari Sekolah-sekolah di 2 Kecamatan yang dibina. “Guru adalah ujung tombak keberhasilan pendidikan, sementara murid merupakan generasi harapan bangsa yang perlu dididik dan dipersiapkan secara baik dan berkualitas,” tegas Bupati Titu Eki.

             Pimpinan Yayasan Pendidikan Astra Kristanto mengungkapkan bahwa bantuan diklat bagi guru dan murid memiliki goal pembentukan sdm yang berkualitas. Salah satu fokus yayasan pendidikan Astra ialah memajukan sekolah-sekolah yang dibinanya menjadi sekolah unggul sehingga mampu bersaing secara regional. Diungkapkannya bahwa saat ini Indonenia berdasarkan IPM tahun 2014 memiliki peringkat 108 dari 187 negara, sementara di Asean periangkat 5 dari 10 negara, masih kalah dari Singapura, Thailand dan malaysia memotivasi semua elemen untuk mengambil bagian dalam memajukan pendidikan bangsa. Diterangkan Kristanto CSR bidang pendidikan daerah pra-sejahtera menjadi fokus Yayasan pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA-MDR) saat ini dengan fokus daerah-daerah di Indonesia bagian Timur. Melalui pendampingan yang dilakukan di beberapa sekolah yang ada di 2 Kecamatan di kabupaten Kupang ditargetkan pada tahun ke-8 pembimbingan menjadi sekolah unggul, dengan rincian 2 tahun pembinaan, tahun ke 3 pendampingan, tahun ke 4 monitoring, tahun ke 5 kemandirian dan tahun ke 8 sudah menjadi sekolah unggul. Sementara pemberian diklat ini fokus kepada pendidikan IPA-Matematika demi melengkapi tenaga pendidik dan murid agar dapat menjadi duta pendidikan diwilayahnya dan menyalurkan ilmu pengetahuan yang didapatnya bagi guru-guru lainnya.    

             Sementara Prof. Yohanes Surya mengungkapkan bahwa anak NTT khususnya anak Kabupaten Kupang memiliki kecerdasan dan kemampuan akademis yang baik dan tidak kalah dari anak-anak diluar NTT. Diungkapkannya bahwa beberapa anak asal Kabupaten Kupang justru meraih hasil baik dalam kegiatan olimpiade sains di luar negeri. Dirinya beranggapan tidak ada murid yang bodoh, tetapi guru yang bodoh ada. Hal ini disebabkan jika gurunya pintar maka murid pun akan pintar, tetapi jika gurunya bodoh maka siswa yang dipimpinnya juga akan bodoh. Untuk itu menurut Profesor Yohanes pola pendidikan dan pengembangan kapasitas guru harus terus ditingkatkan demi mencerdaskan kehidupan bangsa. terkait dengan diklat YPA-MDR bagi guru dan siswa Kabupaten Kupang, dirinya meminta 6 orang siswa yang diutus selama 2 bulan untuk dilatih di tempatnya merupakan murid terlemah khususnya dibidang matematika agar dapat didik secara baik. Dengan memilih murid yang terlemah secara akademis, dirinya dapat kesempatan mengajar dan memberikan ilmu terbaik serta mengukur sejauh mana efektifitas pembelajaran yang dilakukannya. Menurutnya pelajaran matematika sangat berperan penting untuk menunjang mata pelajaran lainnya, jika mampu menguasai pecahan desimal secara baik, tentu akademis murid dibidang lainnya akan tertolong.

Oelamasi, 7 Februari 2017

Sumber: Humas dan Protokol Kab Kupang.

Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Powered by Kab.Kupang | Find Free wordpress themes 2012 | Thanks to Photo Printers, Premium Themes and