Warning: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, no array or string given in /home/kabkup01/public_html/kupang2010/2010/wp-includes/class-wp-hook.php on line 286

Bupati Ayub Titu Eki Minta Maaf Tidak Mampu Wujudkan Janji Politiknya

Bupati Kupang, Ayub Titu Eki memanfaatkan moment Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi ke 73 Republik Indonesia, 17 Agustus 2018 untuk berpamitan sehubungan dengan akan berakhirnya masa kepemimpinannya yang sisa sekitar sebulan lagi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Kabupaten Kupang karena tidak mampu mewujudkan janji politiknya dalam rumusan visi untuk menjadikan Kabupaten Kupang unggul dalam kemajuan pembangunan. Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dari DPRD Kabupaten Kupang, Forkopimda dan semua pihak yang telah mendukung dalam masa kepemimpinannya.

Beliau juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk menahkodai kepemimpinan lima tahun kedepan.” Berdasarkan tuntunan Tuhan, rakyat cerdas memilih pemimpin yang tepat, pemimpin yang dipersiapkan Tuhan untuk suatu loncatan kemajuan daerah”,  katanya. Ia menilai Bapak Korinus Masneno dan Bapak Jerry Manafe sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih merupakan alat Tuhan untuk percepatan kemajuan daerah. Untuk Itu bupati Titu Eki mengharapkan dukungan penuh dari semua pihak agar dalam masa kepemimpinan lima tahun kedepan terjadi perubahan drastis dan kegagalan dalam masa kepemimpinannya kelak tuntas terbayar.

Sebelum mengakhiri sambutannya bupati Titu Eki berpesan bahwa loncatan kemajuan pembangunan terjadi ketika  semua komponen masyarakat turut berpartisipasi, untuk itu ia meminta kita semua membina kehidupan generasi berintegritas melalui pendidikan karakter yang telah dirintis di Kabupaten Kupang. oleh karena itu ia mengharapkan agar pembentukan karakter perlu dikembangkan di sekolah-sekolah, rumah tangga, lembaga adat dan agama.

Selain itu ia juga berpesan bahwa untuk percepatan kemajuan pembangunan semua tanah adat perlu dimanfaatkan melalui kerja sama bagi hasil menurut sistem yang telah dibangun. “Jangan melarang kerjasama pemanfaatan tanah adat karena tanah adat berfungsi sosial. Jangan mau dipaksa oleh siapapun dengan dalih pembangunan tetapi sesungguhnya bernafsu merampas tanah adat dan merugikan anak cucu” katanya.

Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi tingkat Kabupaten Kupang, 17 Agustus 2018 dilaksanakan di Oelamasi yang berlangsung khidmat dengan Pembina Upacara Bupati Kupang, Ayub Titu Eki dan dihadiri oleh Pimpinan DPRD beserta anggota,  Forkopimda, para pejabat sipil dan militer serta undangan lainnya.

\

 

 

 

 

 

 

Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Powered by Kab.Kupang | Find Free wordpress themes 2012 | Thanks to Photo Printers, Premium Themes and