Warning: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, no array or string given in /home/kabkup01/public_html/kupang2010/2010/wp-includes/class-wp-hook.php on line 286

Launching Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama di Desa Mata Air Kabupaten Kupang Tahun 2018 oleh FKUB

Sudah lama aku menanti anda,  itulah Sulamanda.  Sulamanda Desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah adalah tempat di selenggarakannya Launching Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Kupang, Kamis 15 November 2018.

Hadir saat itu Plt. Bupati Kupang yang diwakili Penjabat Sekda Kabupaten Kupang Maclon Joni Nomseo, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTT yang diwakili oleh Kabid Bimas Kristen,  Yorhans Lopis,  M.Si, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)  Prov.NTT, Dr.Maria Geme,SH,MM, Ketua FKUB Kab.Kupang Pdt.Daniel Nenotek, S.Th,  Ketua MUI Kab. Kupang Jamaludin Mustafa, Pastor Paroki St. Helena Kab. Kupang Romo Ansel Leu, Pr,  Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), I Made S. Aryanta,  Forkopinda Kabupaten Kupang,  Camat Kupang Tengah,  Kepala Desa,  Lurah dan Masyarakat.

Anugerah terindah yang Tuhan berikan buat Desa Mata Air adalah desa ini dijadikan desa contoh kerukunan umat beragama di kabupaten Kupang. Demikian yang disampaikan Pdt. Nenotek. Desa Mata Air terpilih sebagai desa contoh kerukunan dan toleransi antar umat beragama ditindaklanjuti dengan pemantauan lapangan dengan unsur-unsur terkait diantaranya Kementerian Agama Kab. Kupang, unsur pemda, FKUB dan tokoh-tokoh umat beragama, beberapa Kepala Desa dan Kelurahan di undang mempresentasikan kondisi kerukunan dan toleransi umat beragama di desa masing-masing. Menurut Pdt. Nenotek perbedaan tidak dipandang sebagai suatu pertentangan melainkan saling merangkul bekerjasama dan saling bersekutu satu dengan yang lainnya.

Sementara Kabid Bimas Kristen Kementerian Agama Prov. NTT Yorhans Lopis menyampaikan kebanggaannya atas terpilihnya Desa Mata Air sebagai desa sadar kerukunan umat beragama di kab. Kupang. Patut dijadikan desa contoh bagi desa lain. Menurutnya hal ini di nilai dari banyaknya jumlah penduduk, suku, rumah ibadah, agama juga dari sisi keamanan, kenyamanan dan harmonisasi. Hasil survei tingkat nasional,dikatakan Yorhans apresiasi Pemerintah Pusat untuk Prov. NTT sebagai provinsi paling rukun se -Indonesia yakni kerukunan umat beragama. Dari NTT lah provinsi lain belajar membina relasi antar umat beragama.

Pada kesempatan ini pula diserahkan SK pembentukan Desa Sadar Kerukunan umat beragama oleh Plt. Bupati Kupang yang diwakii Penjabat Sekda Joni Nomseo sekaligus penandatanganan pernyataan bersama menjaga kerukunan oleh tokoh-gokoh agama. Joni Nomseo pada kesempatan itu mengatakan betapa pentingnya hidup rukun. Kerukunan merupakan harapan dari semua umat beragama. Menurutnya anak-anak muda yang merupakan generasi penerus sepatutnya menjaga kerukunan dimanapun berada. Ciptakan Kerukunan, berani nyatakan sikap untuk hidup rukun bagi kepentingan banyak orang. Jika ada masalah pendekatan keagamaan yang di dahulukan. Nomseo juga berharap agar kelak desa-desa lain di kabupaten kupang bisa menjadi desa sadar kerukunan umat beragama.

Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Powered by Kab.Kupang | Find Free wordpress themes 2012 | Thanks to Photo Printers, Premium Themes and